Di BaLik SeTiap SenYuMan
April 18, 2009
Selama beberapa tahun aku menikmati indahnya Planet Bumi, tepatnya duapuluh sekian tahun (rasanya jangan diperjelas lagi, karena usia termasuk indikator yang sensitif bagi seorang wanita selain dari berat badannya) sudah ratusan bahkan ribuan orang saya temui. Kebanyakan dari mereka tersenyum, tertawa gembira..melihat mereka, saya jadi teringat pepatah yang berkata “Tersenyumlah pada DUNIA, maka Dunia akan tersenyum padamu”.. Is that right??
Seorang dosen pernah mengatakan kepada saya dalam joke-nya, “Seburuk apapun seorang wanita, dia akan terlihat menarik pada saat dia tersenyum, namun secantik apapun seorang wanita, dia akan terlihat sangat jelek pada saat di cemberut” (alias Jutek wkwkwkw)..
Saat saya masih berada di sekolah dasar, saya memiliki banyak teman dekat perempuan, kami sering melakukan a lot of things together, namun seperti halnya yang anda ketahui, terkadang karena ketidakdewasaan-nya (belum dewasa—iyalah, puber aja belum kali..masih SD gitu) wanita itu memiliki sifat yang sangat egois. Cenderung ingin menang sendiri, ingin menguasai orang lain, dan lain sebagainya.
Hingga suatu hari, ada salah seorang teman dekat kami yang sebut saja bernama Daun karena sudah pisah kelas jadi menjauh dari kami, sehingga ia menemukan seorang teman dekat lain sebut saja namanya Bunga. Beberapa dari teman kami tidak terima melihat kedekatan Daun dengan Bunga (lihatlah keegoisan para wanita-wanita kecil ini) sehingga terjadi perang dingin yang cukup panjang. Kami tidak lagi bertegur sapa dengan Daun dan Bunga, tidak lagi makan bersama, bermain bersama, yang ada hanya tatapan2 sinis jika bertemu (males banget yahh). Hingga setelah hampir dua minggu, Bunga menghampiri teman2 saya saat kami sedang bercanda di WC dan believe it or not sambil TERSENYUM, dia berkata ”Maaf ya saya merebut teman baik kalian, tapi saya tidak bermaksud begitu, sebetulnya saya ingin sekali bisa menjadi teman dekat kalian” (SeRiousLy, I remember what she was said-dalam bahasa yang baku pula hehehe) .. dan Wowww tidak dapat disangka semua teman baik saya terdiam beberapa detik setelah dia pergi tanpa bisa berkata apa2, setelah itu sembari bertatap-tatapan satu dengan yang lain mereka berkata ”Aduuhhh Bunga baik banget yah, jadi ga enak nih..” Hahaha rasanya jika mengingat itu, saya ingin tertawa, dan bertanya kok bisa yahhh.. Setelah hari itu kami semua berteman baik. Sampai saat ini, saya menganggap Bunga seperti malaikat karena sejak hari itu kami belajar, bahwa dengan SENYUMAN, banyak hal yang bisa diselesaikan dan segalanya menjadi lebih indah What a nice learn uhhh.
Di lain pengalaman, seperti pada saat semester awal kuliah, saya mendapat satu mata kuliah dengan dosen yang terkenal KiLLer (sumber : kakak-kakak senior) sehingga pada hari pertama beliau masuk, semua anak di kelas kami yang biasanya rusuh, menjadi sangat tenang. Beliau masuk, tanpa senyum, langsung menjelaskan, lalu di akhir sesi langsung memberi kuis. Beliau juga seringkali melancarkan tembakan-tembakan berisikan peluru pertanyaan2 tajam dan menusuk yang membuat kami deg-degan dengan adrenalin meningkat 175% setiap kali beliau masuk kelas. Selain mata kuliah yang berisikan angka-angka yang notabene cenderung sulit, ditambah dosen yang memiliki aura psikopat tersebut, jadilah setiap sesi mata kuliah tersebut menjadi neraka bagi kami. Tidak ada celah untuk ngobrol, melihat mata beliaupun tidak berani. Suatu hari tanpa sengaja saya memiliki kesempatan chatting dengan beliau, dan ternyata beliau sangat baik, sembari seringkali memberikan fitur SMILE..dari Yahoo Messenger. Belakangan saya mencari tahu, mengapa dia sulit sekali tersenyum, dia mengatakan bahwa sebenarnya dia sudah berusaha untuk tersenyum, namun yang ditangkap oleh mahasiswa adalah senyuman sinis, sehingga dia bercerita bahwa dulu ia seringkali membuat nangis mahasiswi hanya karena memberi senyuman pada saat sidang skripsi.. Sehingga beliau memutuskan untuk meminimalisir persentase mahasiswi yang menangis dengan tidak tersenyum. Namun, setelah hari itu, setiap saya bertemu dengan beliau, saya menangkap senyum yang beda di wajah beliau, bukan lagi senyuman sinis, tapi senyuman yang tulus dan menyenagkan.
Namun, saya ingat pepatah yang mengatakan “Every person have their owN secret, even the darkest oNe”..di balik itu semua yang pastinya saya atau teman-teman ketahui, setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya, baik dalam keluarganya, kariernya, sekolahnya, pasangannya, bahkan bermasalah dengan dirinya sendiri. Cobalah lihat di sekitar kita, banyak teman-teman kita yang selalu tersenyum, selalu tertawa, sepertinya hidupnya indah sekali tanpa beban, tanpa masalah. Tapi jika kita coba analisa lebih dalam lagi, sesungguhnya banyak dari mereka yang ternyata memiliki masalah yang cenderung berat, namun seperti pepatah bilang “Senyuman adalah sebuah lengkungan yang meluruskan banyak hal”. Bahkan saat saya tanpa sengaja membaca artikel di sebuah majalah, salah satu hal yang paling diinginkan pria pada saat pulang ke rumah adalah “Disambut istrinya dengan SENYUMAN” (Anyway, para wanita juga akan merasa kelepek2 kok kalau melihat pujaan hatinya tersenyum dengan muka wise dan humble ke arahnya)
Seperti kata salah seorang dosen saya, ”Orang yang paling sering mengeluhkan sikap orang lain biasanya adalah orang yang paling sering dikeluhkan oleh teman-temannya, tapi dia ga tau aja”.. So friends, buat apa kita selalu mengeluhkan tentang keburukan sikap orang lain karna seperti kita tau, sifat orang terbentuk karna banyak hal, terutama karena pengalaman-pengalamannya di masa lampau, baik itu pengalaman manis atau pengalaman pahit. Mending kita membantu dia untuk menjadi seseorang yang lebih baik dengan tidak melulu mengeluhkannya tetapi dengan menjadi sahabatnya.
Akhir kata, buat teman-teman yang masih pelit TERSENYUM, percayalah dunia anda akan menjadi lebih indah jika kita memenuhi hari kita dengan TERSENYUM, dengan siapapun dan dimanapun. Namun, jangan lupa juga bahwa di balik setiap SENYUMAN biasanya tersimpan sejuta masalah. Cobalah analisa orang-orang terdekat anda terlebih dahulu, apa yang ada di balik SENYUMAN mereka, jika anda bisa membantu menyelesaikannya itu sangat baik, namun dengan menjadi seseorang yang dapat dipercaya untuk berbagi, itupun dapat melegakan bahkan mengurangi beban si empunya SENYUMAN tadi.
PS : Senyum dong kawandhhhh.. make ur life so SimPLe n FUN.. Ciayooooooooooooo
May 24, 2009 at 10:26 am
setuju.. Smile up man…