DiA…

February 8, 2009

Secercah harapan muncul ketika hati ini masih memiliki kelam..
Ketika aku ingin sembuh dari masa lalu yang masih mengelilingiku..
Masih menari di sekitarku..

Dia hadir..
Dia mengerti tanpa harus diberi pengertian..
Dia mampu membagi kekuatan melalui kata-katanya..

Aku masih belum bisa menghilangkan penat
jika suatu masa nanti dia harus pergi jauh dari hidupku..

Dia…
Pria luar biasa..
Dengan sejuta kharisma..
Pria yang Memiliki segalanya..

Dia..
Yang mengajariku kedewasaan…
Mengajariku berpikir yang di luar batas

Dia..
Berbeda dari siapapun…

Malaikat penolong..
Dengan sayapnya yang tidak terlihat..

Aku..
Hanyalah seorang Hawa yang merasa sangat bersyukur
akan keberadaannya..

Terlebih lagi..
Dia adalah Pangeran di mimpi masa kecilku..
Pangeran yang memiliki pikiran di luar batas..
Pangeran yang memiliki keberanian tiada tara..

Dia
itu kamu…..

Advertisement

One Response to “DiA…”

  1. Farah Feddia Says:

    hmmm when I remember my old poetry about a few years ago, I juz wanna put it into my bLog and thinking..how come I can be such a romantic person Like diZ hahahaha.. juz memoriZe.. Actually untill now, I never meet someone whose I can call “Dia”.. Sooner hopefully..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.